Selamat datang di blog portofolio, jurnal, dan catatan harian AzzamArifin.web.id

Visitasi Akreditasi Gugus Depan (Hari 1)

Ini adalah hari pertama saya mengunjungi sekolah-sekolah di Ngajum untuk melakukan penilaian akreditasi gugus depan. Total ada 10 sekolah (gudep) yang akan saya kunjungi selama 3 hari ke depan, bersama Bu Sumiati (Pengawas) dan Pak Shobari.

Ada rasa canggung untuk memulai ini. Tentunya karena saya sendiri merasa kurang cakap di bidang pramuka. Cukup banyak sebenarnya istilah-istilah dalam pramuka yang masih asing, meskipun kemarin sempat lembur mengerjakan administrasi gugus depan yang mau tak mau memaksa saya mempelajari istilah-istilah itu.

Saya khawatir guru-guru di lembaga itu kurang berkenan dengan kedatangan saya, karena mungkin mereka tahu saya sendiri juga masih baru di kepengusan pramuka. Beda dengan Pak Sobari yang sudah diakui mahir dalam bidang pramuka, atau Bu Sumiati yang memang beliaunya pengawas yang sudah pasti akan diterima dengan baik.

Namun rasa cemas itu hilang ketika saya memasuki sekolah pertama: SD Negeri 1 Banjarsari. Respon mereka baik saat menerima kedatangan kami. Ditambah ada beberapa guru yang sudah saya kenal seperti Pak Anjar, proses penilaian berjalan dengan lancar dengan diselingi candaan-candaan yang membuat suasana menjadi lebih cair.

akreditasi gudep sdn 1 banjarsari

Karena masih pertama kali, saya lebih banyak mengamati apa yang dilakukan Pak Sobari dalam melakukan visitasi. Harapannya, saya bisa meniru caranya untuk diterapkan di sekolah kedua dan seterusnya.

Suasana sekolah ini cukup bersih dan rapi. Satu yang cukup menyita perhatian saya adalah penjual makanan dari luar yang diizinkan masuk ke dalam lingkungan sekolah. Ketika saya tanyakan, Pak Anjar menjelaskan kalau itu dimulai pada saat kepala sekolahnya masih Bu Sriwiyati. Tujuannya agar anak-anak lebih aman waktu beli jajan. Ya, jalan depan sekolah ini terbilang sempit dengan lalu lalang kendaraan yang cukup ramai.

Tidak semua guru berada di sekolah, karena hari ini ada kegiatan lain yaitu Senam Darma Wanita yang diadakan di Kampung Nanas Palaan. Sebagian guru tentu berada di sana. Tapi saya salut karena semua guru yang berada di sekolah mengenakan seragam pramuka lengkap. Ini sudah cukup membuat saya lebih percaya diri bahwa ke depannya guru-guru di sekolah yang akan saya kunjungi akan merespon kedatangan saya dengan baik.

Perjalanan dari SD Negeri 1 Banjarsari ke SD Negeri 2 Banjarsari tidak terlalu menemui kendala berarti. Aksesnya mudah karena jalan sudah beraspal semua. Namun, sebelum masuk gerbang sekolah saya bersama Pak Sobari harus menunggu Bu Sumiati yang tadi harus ke Kampung Nanas dulu untuk mengikuti kegiatan Dharma Wanita.

akreditasi gudep sdn 2 banjarsari

Saat proses akreditasi dilakukan, entah mengapa saya merasa suasana disini cukup tegang. Seperti ada rasa canggung antar guru. Mungkin saya salah, tapi saya berusaha mencairkan suasanya dengan candaan sebisa saya.

Untuk ruang pramuka (sanggar) ada di sebelah ruang guru. Saya yakin ini aslinya ruangan lain, yang disulap menjadi sanggar. Respek dan hormat saya kepada bapak ibu guru (pembina pramuka) di sekolah ini yang sudah menyiapkan akreditasi ini sedemikian rupa.

Setelah semuanya selesai, saya dan Bu Sumiati berpamitan. Pak Shobari tadi harus ke Kantor Kecamatan dulu untuk menyerahkan proposal tari grebeg sabrang yang akan dilaksanakan di pendopo Kabupaten Malang.

Perjalanan dari SD Negeri 2 Banjarsari ke SD Negeri 1 Kranggan cukup membuat deg-degan. Itu karena Bu Sum mengajak lewat jalan pintas yang dipenuhi batu-batu makadam bekas aspal rusak. Tak terbayang kalau ban depan motor saya yang kebetulan sudah tipis itu kempes disini, berapa kilometer saya harus berolahraga menuntun sepeda motor.

Jam sudah menunjukkan pukul 10.30 saat saya dan Bu Sum tiba di SD Negeri 1 Kranggan. Karena ini hari Jumat, maka proses akreditasinya harus cepat. Memang jadwal akreditasi di sini sebenarnya adalah nanti selepas jumatan, tapi karena nanti ada kegiatan lomba voli plastik di lapangan Ngajum, maka dimajukan dan harus selesai sebelum jumatan.

Saat kami baru saja masuk, Pak Shobari datang. Itu artinya saya bisa berbagi tugas agar proses ini lebih cepat selesai. Saya di administrasi, Pak Sob bagian sarana prasarana. Sebagai sekolah induk di gugus Kranggan, kepramukaan di sekolah ini cukup baik dan lengkap. Sering sekolah ini mengadakan kegiatan pramuka seperti Persami di sekolah.

Satu jam memang tidak ideal untuk melakukan akreditasi, tetapi kami harus menyelesaikan ini selama waktu ini. Dan diakhiri foto bersama di depan sekolah, kami berpamitan kepada guru-guru SD Negeri 1 Kranggan.

0 Komentar