Selamat datang di blog portofolio, jurnal, dan catatan harian AzzamArifin.web.id

Bimtek Pengembangan Pembelajaran dan Literasi Digital di Singhasari Resort Kota Batu (Hari 1)

bimtek bbgp jatim

Hari ini, saya memulai perjalanan menuju acara Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Mempersiapkan Generasi Emas 2045: Bimbingan Teknis Pengembangan Pembelajaran dan Literasi Digital” yang diadakan oleh BBGP Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Arasoft International.

Acara ini berlangsung di The Singhasari Resort, Kota Batu, pada tanggal 12 sd.14 November 2024 dan melibatkan peserta dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Sebagai perwakilan guru SD dari Kabupaten Malang, saya cukup bersemangat namun ada sedikit rasa gugup.

Perjalanan Menuju Lokasi

Persiapan saya sudah matang, mulai dari surat tugas hingga perlengkapan pribadi, semua sudah tertata rapi di koper. Saya berangkat dari rumah sekitar pukul 12 siang dengan mengendarai mobil. Dalam perjalanan, saya sempat mampir ke pom bensin, sekadar memastikan perjalanan lancar dan berharap uang transport nantinya bisa diganti. Hehe.

registrasi bimtek

Tepat pukul 1 siang, saya tiba di hotel dan melihat antusiasme peserta yang sudah mulai berdatangan. Peserta terdiri dari 5 orang per kabupaten/kota: 1 guru SD, 1 guru SMP, dan 3 guru SMA. Di meja registrasi, antrian cukup panjang karena selain mendaftarkan diri, kami juga harus mengambil kunci kamar.

Bertemu dengan Rekan Sekamar

Begitu masuk ke kamar, saya disambut oleh rekan sekamar saya, Pak Prapto, seorang guru SMP dari Tuban. Obrolan awal kami terasa hangat, dan saya segera menyadari bahwa beliau memiliki pengalaman luar biasa di dunia pendidikan. Selama tiga hari ke depan, saya banyak belajar dari beliau – sebuah keberuntungan yang tak terduga.

Pembukaan dan Sesi Hari Pertama

Acara pembukaan dimulai pukul 3 sore, dibuka oleh Ketua BBGP Jawa Timur, Drs. Abu Khaer, M.Pd., yang memaparkan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Setelah itu, Kang Juonghyon, CEO Arasoft International, memperkenalkan perusahaan mereka. Arasoft adalah pengembang perangkat lunak asal Korea Selatan, dan mereka memiliki ekosistem produk yang sangat menarik.

Momen yang cukup unik bagi saya adalah mendengarkan sambutan langsung dalam bahasa Korea dari Kang Juonghyon. Untungnya, ada penerjemah yang membantu, sehingga saya tetap bisa memahami isi sambutannya. Kemudian, tim panitia mendemonstrasikan produk Arasoft hingga pukul 9 malam.

Salah satu perangkat lunak yang diperkenalkan adalah NamoAuthor, alat untuk membuat e-book dalam format epub3. Saya mulai memahami bahwa fokus pelatihan ini adalah pengembangan literasi digital melalui e-book, sebuah konsep yang menarik dan inovatif.

bimtek hari 1

Refleksi Hari Pertama

Di sela-sela acara, saya berkenalan dengan beberapa peserta lain. Selain Pak Prapto, saya berbincang dengan Pak Heri dari Surabaya dan beberapa peserta dari Sidoarjo. Meski nama mereka belum lekat di ingatan, interaksi ini memberikan kesan yang positif.

Saya juga menyadari bahwa mayoritas peserta adalah guru IT dari SMA dan SMK dengan keahlian yang sudah sangat mumpuni. Sebagai guru SD, saya merasa tantangan ini adalah kesempatan untuk keluar dari zona nyaman dan belajar sesuatu yang benar-benar baru.

0 Komentar